5

(Resep) Sayur Lodeh Pepaya Muda

Akhir-akhir ini sungguh saat-saat yang hectic dan melelahkan. Bolak-balik Jogja-Jakarta-Bojonegoro, bolak-balik wawancara. Fiuuhhhh. Sampai-sampai beberapa minggu ini tidak sempat ke dapur. Setelah kembali ke kos dan menyempatkan bersih-bersih dapur, akhirnya jadi semangat lagi buat masak. Nah, ini masakan saya kemarin. Sayur lodeh pepaya muda, kalau orang jawa sih bilangnya jangan kates. Hihi. Langsung aja ke resepnya ya..
ImageBahan :
Buah pepaya muda (nggak tahu seperberapa buah, saya beli sebungkus di tukang sayur) 😀
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
15 buah cabe rawit (yang 7 buah untuk dihaluskan)
santan (sesuai selera)
3 lembar daun salam
2 cm lengkuas, geprek
minyak goreng
garam
gula

Cara buat :
1. Cuci pepaya muda yang sudah diiris korek api.
2. Haluskan bawang merah, bawang putih, dan cabe rawit. Tumis bumbu halus, masukkan lengkuas dan daun salam. Masukkan sedikit air hingga mendidih.
3. Masukkan pepaya muda lalu masukkan santan. Aduk-aduk agar santan tidak pecah. Setelah santan mendidih masukkan garam dan gula. Tunggu hingga pepaya empuk.
4. Setelah pepaya empuk masukkan sisa cabe rawit. Angkat dan hidagkan.

Selamat mencoba 😀

8

(Resep) Sup Jagung

Hai hai hai semuanya.. ketemu lagi di acara masak-masak ala anak kos yang enak nan murah meriah.. 😀 *aposeeeee*
Kali ini saya pengen sekalian pamer kalo beberapa waktu yang lalu saya menang kontes foto masakan. Hihihi. Awalnya saya kira hadiahnya peralatan masak, tapi ternyata hadiahnya pulsa. Lumayanlah buat paket internet sebulan :p
Foto hasil masakan yang saya kirim kemaren adalah sup jagung. Saya juga heran kok bisa menang, padahal keliatannya kurang menarik lho (tapi rasanya enak banget). :p
Saya share resepnya yaa..

Bahan :
2 buah wortel, potong kotak2 kecil2
2 buah jagung muda, disisir (rambut kali ah)
1 bungkus baso merek v*d* yg ukuran besar, potong kotak2 kecil2
1/2 buah bawang bombay, cincang kasar
2 buah bawang putih, cincang kasar
1/2  sdt (kayaknya) merica halus, kalo kurang bisa ditambah
1 batang daun bawang, iris tipis
1 sdm tepung maizena, jangan lupa dicampur air ya cyin
2 butir telor, biar ada tekstur telor ancurnya (halah)
sedikit minyak, mentega juga boleeeeee
garam sama gula

Cara Bikin :
1. Tumis bawang putih dan bawang bombay. Kalo udah wangi masukin wortel dan jagung trus tambahin air, biarin agak lunak.
2. Masukin baso.. tambahin merica, garam, gula dan daun bawang.
3. Maukin telor, aduk-aduk. Dicoba, kurang apa, kalo kurang asin ditambahin garam, klo kurang pedes ditambahin merica, kalo kurang gurih ditambahin gula *lhoh?* (saya gak pernah pake penyedap rasa soalny) :p
4. Masukin tepung maizena, aduk-aduk. Jangan lama-lama, angkat. Mamam deh. 😀

Menu ini gak usah pake nasi pun enak. Bergizi lagi, ada sayur2an, telor, sosis.
Selamat mencoba 😀

2

Happy Graduation, Me!

It’s almost a month ago when i graduated. Happy and sad, actually. Separated with friends. But it’s life, no matter what hello and goodbye are always there. Now it’s the time to face the real world. Yes, the real and cruel one *knock-knock on the wood* hihi :P. Okay, see ya in the next post.. 😀

8

(Resep) Ayam Kecap Cabe

Sebenarnya saya tidak tahu pasti apa nama masakan ini. Tapi yasudahlah, saya namakan ayam kecap cabe aja yaa.. 😛

Cara membuatnya mudah dan bumbu-bumbunya pun tidak banyak. Langsung aja..

Bahan :

Ayam (1/4 kilo lebih dikit), potong suka-suka.

Bawang bombay (1/2 buah), iris kecil-kecil.

Cabe merah besar (5 buah), iris kecil-kecil.

Cabe hijau besar (5 buah), iris kecil-kecil.

Cabe rawit (5 buah), iris kecil-kecil.

Lada (dikit aja)

Kecap (suka-suka).

Garam dan gula (suka-suka).

Minyak goreng.

Cara Buat :

1. Bersihkan dan cuci ayam yang sudah dipotong-potong. Campurkan dengan garam dan lada. Diamkan 10-15menitan.

2. Goreng ayam, tapi jangan sampe kering. Angkat, tiriskan.

3. Panaskan minyak, masukkan bawang bombay, bila sudah wangi masukkan cabe rawit, merah dan hijau. Kemudian masukkan ayam yang sudah digoreng tadi. Aduk-aduk. Tambahkan kecap. Aduk-aduk. Tambahkan air. Jika sudah mendidih masukkan garam dan gula.

4. Kecilkan api, masak hingga bumbu-bumbu meresap pada tubuh ayam (hahaha). Angkat dan siap disantap.

4

(Resep) Nila Asam Pedas

Pada suatu hari, patjar tumben-tumbenan baik hati. Saya curiga dong ya :p. Ternyata bener, dia lagi kangen masakan saya dan pengen dibikinin ikan asam pedas. Setelah saya coba ternyata hasilnya enyaaaak. Saya share resepnya yaa.. silahkan mencoba. 😀

Bahan :

Ikan nila (1/2 kilo).

Jeruk nipis (1 buah), ambil airnya (peres di atas ikan).

Wortel (2 biji), iris korek api.

Nanas (1 buah), iris suka-suka.

Tomat (1 buah), iris kecil-kecil.

Bawang Bombay (1/2 buah), iris melingkar.

Cabe (banyak), iris kecil-kecil.

Bawang putih (2 siung), cincang.

Jahe (2 cm), iris korek api.

Daun bawang (dikit aja), iris suka-suka.

Saus tiram (1 bungkus kecil)

Saus tomat (dikit aja)

Saus sambal (dikit aja)

Kecap manis (dikiiiiit aja)

Tepung maizena (dikit aja), buat lumuran ikan dan pengental saus.

Garam + gula (sesuai selera)

Cara buat :

1. Bersihkan ikan, lumuri air jeruk nipis, garam, diamkan kurang lebih 10 menit. Baluri dengan tepung maizena. Goreng jangan sampai kering tapi sudah matang.

2. Panaskan minyak, masukkan bawang putih, bawang bombay dan jahe hingga harum. Masukkan cabe, tomat, dan wortel. Tumis hingga layu (tapi jangan layu2 juga sih, lebih enakan wortel yang agak kriuk).

3. Masukkan saus tiram, saus tomat, saus sambel, dan kecap manis. Tambahkan air (klo asat bisa ditambah air lagi). Masukkan nanas. Kalo udah mendidih masukkan daun bawang. Jangan lupa gula dan garamnya dimasukkan. Kalo udah enak boleh deh dimasukkan tepung maizena yang udah dicampur air.

4. Jika saus sudah mendidih, masukkan ikan yang sudah digoreng ke wajan berisi saus. Biarkan sebentar biar bumbu meresap ke dalam ikan. Nila asam manis siap disajikan. 😀

2

Doa (Jodoh)

Doa Orangtua untuk jodoh anaknya :

Semoga anakku mendapatkan jodoh yang benar-benar menyayangi anakku sepenuh hati.

Doa Anak untuk jodohnya :

Semoga aku mendapatkan jodoh yang benar-benar menyayangi orangtuaku sepenuh hati.

Dan semoga Alam Semesta berkonspirasi mewujudkannya 🙂

2

Nggowes

Baru pulang nggowes, dan rasanya…….

kemeeeeeeeeeeeeng ples gempor

Yaiyalah, secara udah berapa minggu gak olahraga. Terakhir kali senam dan itupun masuk angin, pake muntah pulak. Mengenaskan memang ketahanan tubuh saya ini. Mudah-mudahan tar siang gak lemes dan buka di tengah jalan ya *disamber petir*.

Rute gowes saya kali ini lumayan jauh (berdasarkan track record yg belum pernah gowes sebelumnya) dari kosan (jl c. simanjuntak) – jl. kaliurang – selokan mataram – lembah – belok ke gsp – (nrabas pager) jl. kaliurang (lagi) – blimbingsari – kosan. Yey! Lumayan kan yaa.. Sempet brenti dulu di gsp buat ngliatin orang-orang (terutama cowok-cowok kece) lari-lari *dikeplak patjar* sembari nglamun, nyanyi2, twitteran *halah*.

Yah intinya pengalaman spiritual saya nggowes kali ini cukup menyenangkan, saya jadi termotivasi buat lebih giat berolahraga lagi setelah ngliat mbah-mbah ngedahuluin saya -___________-

Beban di kepala lumayan plong juga abis nyanyi-nyanyi sepanjang jalan 😀

Ternyata banyak juga lho manfaat nggowes, berdasarkan zonasepeda(dot)com nggowes/bersepeda secara teratur bisa mengurangi resiko serangan jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes, bisa juga melatih nafas supaya lebih panjang (yang ini katanya bahkan lebih efektif dibandingkan senam aerobik yang biasa saya lakukan. Wow!), bisa juga mengurangi stres (yeah!), dan tentu saja bisa mengurangi polusi.

Karena mungkin udah agak siang tadi saya nggowesnya, udah banyak motor dan mobil di jalan, ngebut pula. Besok-besok perlu bawa masker biar gak kena asep knalpot paru-parunya.

Nggowes lagi, yuk?

Nb : Sepedanya hasil dipinjemin mbak kos 😀